BLANTERSWIFTBEGANBENEFITSBLOG101
H. Sukandar dan Saniatul Lativa Hadiri Acara Penyerahan SK Perhutanan Sosial di Jambi Oleh Presiden Jokowi

H. Sukandar dan Saniatul Lativa Hadiri Acara Penyerahan SK Perhutanan Sosial di Jambi Oleh Presiden Jokowi

Senin, 17 Desember 2018


tebopedia.com - Bupati Tebo H. Sukandar, S.Kom, M.Si dan istri Hj. Saniatul Lativa anggota DPR-RI dapil Jambi turut hadir dalam acara kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia ini. Terlihat, dengan mengenakan batik hitam berkombinasi merah, Bupati Tebo duduk diposisi belakang podium tempat Presiden Jokowi memberikan arahan.

Begitu juga dengan Ibu Bupati Tebo Hj. Saniatul Lativa. Terlihat, anggota DPR RI perwakilan Jambi ini pada acara tersebut memakai Batik Kuning kombinasi hitam dengan ramahnya terus bercengkrama bersama undangan lainnya.


Diketahui, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jambi, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menyerahkan secara langsung 92 Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial seluas 91.997,54 hektare kepada masyarakat Jambi bertempat di Taman Hutan Pinus Kenali Kota Jambi pada minggu (16/12/ 2018).

Dalam arahannya, Presiden yang kerap disapa dengan nama Jokowi ini menyampaikan bahwa hutan seluas 91.000 hektare lebih itu diberikan kepada 8.100 Kepala Keluarga (KK). "Artinya satu KK mendapatkan kurang lebih seluas 10 hektare lebih, ini bukan jumlah yang kecil loh", ujar Jokowi dengan gaya khasnya.


Presiden menjelaskan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini diberikan kepada masyarakat untuk dikelola dalam jangka waktu 35 tahun. Menurutnya, ini adalah sebuah hak yang diberikan kepada rakyat.

"Kalau dulu yang diberikan konsesi seperti ini yang gede-gede. Sekarang saya memberikan ke yang kecil-kecil. Di semua provinsi kita bagi-bagi. Masih banyak ini lahan kita yang ingin kita bagi", tuturnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan agar masyarakat penerima betul-betul memanfaatkan lahannya untuk digarap dan ditanami. Ia berujar bahwa jika tidak digarap, baik oleh perusahaan besar maupun masyarakat, SK tersebut akan dicabut.


"Yang gede-gede yang enggak digarap ya saya minta lagi. Sudah diberikan tapi saya cek di lapangan enggak digarap, janjian SK nya tak cabut. Yang gede kalau enggak digarap saya cabut juga, yang kecil pun juga seperti itu, gak di garap ya kita cabut SK nya. Setuju tidak?" kata Presiden yang kemudian disambut oleh hadirin.

writer : Akmal