BLANTERSWIFTBEGANBENEFITSBLOG101
Mantan Koruptor Boleh Nyaleg, Ini 4 Tanggapan KOPIPEDE

Mantan Koruptor Boleh Nyaleg, Ini 4 Tanggapan KOPIPEDE

Sabtu, 08 September 2018


tebopedia.com - Belakangan masyarakat dibuat heboh dengan diloloskannya Calon Legislatif mantan koruptor mengikuti Pemilu 2019 mendatang.

Meskipun sebagian besar masyarakat meyakini bahwa keputusan tersebut ada baiknya, sebagian masyarakat lainnya pula justru tidak setuju dan menganggap hal ini adalah hal yang tidak pantas.

Menyikapi hal ini, Sekjen Kopi M Farisi LL.M. pada Sabtu (08/09/2018) mengatakan bahwa ada empat hal yang menjadi perhatian Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Provinsi Jambi.

"Menanggapi banyaknya caleg mantan koruptor yang khirnya lolos menjadi caleg lewat sidang ajudikasi bawaslu khususnya di Provinsi Jambi, kita memiliki empat pandangan dalam hal ini,"kata Farisi.

Menurutnya, yang pertama yaitu bahwa terjadi perdebatan mengenai aturan pasal dalam PKPU terkait pembatasan caleg koruptor sudah menjadi permasalahan nasional, kedua belah pihak KPU dan Bawaslu ngotot dengan landasan hukum masing-masing.

"Itu yang pertama, yang kedua saya pribadi 1000% saya setuju dengan semangat (pencegahan) pemberantasan korupsi di DPRD, tapi juga tidak setuju bila itu diatur di PKPU, harusnya di UU. Namun faktanya PKPU itu telah berlaku dan diundangkan, maka seyogyanya bawaslu terikat dan juga menghormati PKPU itu,"timpalnya.

Selain itu, pada poin ketiga, Farisi menegaskan bahwa solusinya ada di Mahkamah Agung, beberapa pihak telah mengajukan judicial review pasal PKPU tersebut, namun sampai sekarang belum juga diputuskan.

"Seharusnya, mengingat mendesaknya putusan dari MA ini, presiden sebagai kepala negara bisa membantu mengkomunikasikan dengan semua stakeholder duduk bersama dan mendesak MA segera mengeluarkan putusan seadil-adilnya sebelum penetapan DCT 20 September 2018. Yang kemudian putusan itu menjadi dasar boleh tidakya mantan koruptor menjadi caleg,"sambungnya.

Sementara itu yang keempat, Farisi menegaskan bahwa pihaknya juga mempertahankan komitmen Parpol yang telah melakukan fakta integritas anti korupsi.

"Harusnya parpol menjadi saringan awal jangan sampai meloloskan atau mengajukan caleg koruptor. Kuncinya ada di komitmen parpol, masyarakat harus teriak kencang mengkritisi parpol yang ngotot mencalonkan caleg mantan koruptor,"tukas Farisi.

writer : tim

HALAMAN SELANJUTNYA:

close
Banner iklan disini