BLANTERSWIFTBEGANBENEFITSBLOG101
Bantu Pemerintah Perkuat Rupiah, Ini 5 Strategi LSN

Bantu Pemerintah Perkuat Rupiah, Ini 5 Strategi LSN

Kamis, 06 September 2018

tebopedia.com - Menghadapi kondisi rupiah yang kian melemah ini sebagai warga negara Indonesia tentunya kita ingin memberikan yang terbaik, melainkan bukan berpangku tangan atau justru menyalahkan keadaan.

Seperti yang dilakukan oleh Laskar Santri Nusantara (LSN), dimana dalam menghadapi kondisi ini mengajak kepada seluruh anggota dan masyarakat Indonesia untuk membantu pemerintah memperkuat rupiah.

Kepada tebopedia.com Ketua Umum DKN Laskar Santri Nusantara Didik Setyawan Al-Asyari saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini ada 5 cara atau strategi biasa yang perlu dilakukan secara bersama-sama untuk membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah ini.

"Saya secara pribadi dan juga secara institusi mengajak masyarakat kita untuk membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam menghadapi melemahnya rupiah pada beberapa hari ini,"ujar pria yang akrab disapa Didik ini pada Kamjs (06/09/2018).

Didik mengatakan bahwa diekonomi era digital ini masyarakat Indonesia latah untuk belanja barang secara online, terkadang masyarakat secara langsung belanja produk luar negeri dengan menggunakan mata uang luar negeri. Hal inipun menurutnya secara langsung atau tidak langsung berdampak pada melemahnya rupiah.

"Dengan situasi seperti ini, kami menganjurkan agar kita semua membeli produk dalam negeri,"ujar Didik.

Selain itu, dalam kondisi rupiah saat ini, Didik menganjurkan masyarakat untuk menahan dulu membeli alat elektronik, karena akibat permintaan yang tinggi pembelian elektronik ini mempengaruh nilai rupiah karena memerlukan dolar untuk pembelian barang.

"Tahan dulu untuk membeli barang-barang elektronik, sebab ini juga memiliki dampak terhadap rupiah, dan ketiga, bagi yang memiliki dolar agar segera menukarkan kerupiah untuk membantu pemerintah,"ujarnya.

Disamping itu, juga dihimbau kepada masyarakat untuk tidak jalan-jalan keluar negeri, sebab jalan-jalan keluar negeri memerlukan dolar, didik berpendapat dengan kondisi rupiah yang melemah ini alangkah baiknya warga Indonememanfaatkan wisata lokal, sehingga perputaran rupiah dimasing-masing daerah menjadi stabil.

"Terakhir, khususnya dikota besar kita juga menghimbau agar masyarakat menggunakan kendaraan umum, tujuannya ya kita menginginkan penghematan BBM, sehingga supaya tidak terjadi impor maupun subsidi BBM yang besar,"paparnya.

Namun meskipun saat ini masyarakat dihebohkan dengan kondisi dolar yang sempat menyentuh angka 15.000 ini, Didik mengakui bahwa sejauh ini dirinya meyakini bahwa masyarakat Indonesia telah dewasa dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

"Dan saya Alhamdulillah bersyukur juga, dalam kondisi rupiah melemah ini kondisi perekonomian dalam negeri belum terlihat ada gejolak, ini kita menilai kedewasaan masyarakat Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global ini sudah sangat dewasa, dimana dalam hal ini tidak banyak yang mempolitisasi dan tidak memprovokasi, saya sangat salut dengan masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi kita,"imbuhnya.

Sementara itu mengutip Bloomberg, bahwa rupiah dibuka di angka 14.875 per dolar AS pada Kamis  6 September 2018, dimana dalam hal ini terlihat bahwa rupiah kembali menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.938 per dolar AS.

writer : Ade

HALAMAN SELANJUTNYA:

close
Banner iklan disini