BLANTERSWIFTBEGANBENEFITSBLOG101
SISTEM NEGARA KITA YANG BOROS : TEMANNYA SETAN?

SISTEM NEGARA KITA YANG BOROS : TEMANNYA SETAN?

Jumat, 24 Agustus 2018


Seringkali kita mendengar ungkapan "sesungguhnya mubazir itu adalah temannya Setan". Bahkan larangan mubazir atau tidak boros ini tercermin juga pada ibadah wudhu'.
Nabi Muhammad SAW melarang boros air ketika berwudhu', walaupun di sungai. Hal yang sederhana dan  terlihat biasa ini saja dilarang, apalagi pada level yang lebih tinggi, berupa sistem negara. Tentu lebih dilarang perilaku boros atau mubazir.

Berarti dapat di fahami, bagaimanapun kondisinya, perilaku boros harus hilang dalam diri kita, lebih-lebih lagi dalam sistem bernegara kita. 

Kita lihat sekarang, sistem negara kita menghendaki adanya legislatif. Begitu pula khususnya di level kabupaten/kota. Banyak keluhan masyarakat tentang ketidakberfungsiannya anggota legislatif di tingkat kabupaten/kota.
Padahal anggaran untuk masing-masing pribadi anggota legislatif termasuk biaya dinas dan lain-lain mencapai belasan juta rupiah untuk masing-masing anggota legislatif setiap bulannya. 

Tapi, kenyataannya apa? Kenyataannya tugas mereka tidak berfungsi, bahkan sebahagian dari mereka 100% tidak memfungsikan tugasnya.  Berapa ratus milyar bahkan trilyun yang harus dikeluarkan oleh negara hanya untuk mereka? Dan ini sudah berjalan puluhan tahun.

Sementara, pada bidang pendidikan yang nyata-nyata berjalan dan bahkan langsung ke siswa yang merasakannya dikritisi habis-habisan. Untuk memperoleh sertifikasi guru saja di tahun ini dengan sangat ketat tes, tugas, belajar on line, dan lain-lain.

Sementara mareka para angota legislatif ini seolah tak pernah di kritisi. Apakah posisi mereka betul-betul kuat dibandingkan guru dan stakeholder si bidang pendidikan lain?

Inilah sebenarnya pemborosan nyata dalam sistem bernegara kita yang terus di biarkan. Kalau kita kembalikan kepada awal tulisan diatas, dalam sistem bernegara kita, maka siapakah sebenarnya yang menjadi temannya Setan? Parpol kah? Pemerintah kah? Atau malah kita semua?

oleh : Firdaus

Kirim tulisan anda untuk kolom Analisis dan Curhat, lihat ketentuananya disini. Konten dan Isi diluar tanggungjawab tebopedia.com