BLANTERSWIFTBEGANBENEFITSBLOG101
Manfaat Psikologi Pendidikan?

Manfaat Psikologi Pendidikan?

Selasa, 24 Juli 2018

sumber internet

Psikologi sebagaimana kita ketahui berasal dari perkataan Yunani “psyche” yang artinya jiwa, dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi (menurut arti kata,red) psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya, atau disebut dengan ilmu jiwa.

Berbicara tentang jiwa, terlebih dahulu kita harus dapat membedakan antara nyawa dengan jiwa. Nyawa adalah daya jasmaniah yang adanya tergantung pada hidup jasmani dan menimbulkan perbuatan badaniah, yaitu perbuatan yang di timbulkan oleh proses belajar. Misalnya : insting, refleks, nafsu dan sebagainya. Jika jasmani mati, maka mati pulalah nyawanya.

Sedang jiwa adalah daya hidup rohaniah yang bersifat abstrak, yang menjadi penggerak dan pengatur bagi sekalian perbuatan-perbuatan pribadi (personal behavior,red) dari hewan tingkat tinggi dan manusia. 

Perbutan pribadi ialah perbuatan sebagai hasil proses belajar yang di mungkinkan oleh keadaan jasmani, rohaniah, sosial dan lingkungan. Proses belajar ialah  proses untuk meningkatkan kepribadian (personality) dengan jalan berusaha mendapatkan pengertian baru, nilai-nilai baru, dan kecakapan baru, sehingga ia dapat berbuat yang lebih sukses, dalam menghadapi kontradiksi-kontradiksi dalam hidup. Jadi jiwa mengandung  pengertian-pengertian, nilai-nilai kebudayaan dan kecakapan-kecakapan.

Pendidikan dari kata “didik”, lalu kata ini mendapat awalan me sehingga menjadi “mendidik”, artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi akhlak dan kecerdasan pikiran.

Selanjutnya, “pendidikan” menurut KBBI adalah peruses pengubahan sikap dan tata laku sesorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Psikologi Pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang menyelidiki masalah  psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan. 

Sedangkan menurut ensiklopedia amerika, Pengertian psikologi pendidikan adalah ilmu yang lebih berprinsip dalam proses  pengajaran yang terlibat dengan penemuan-penemuan dan menerapkan prinsip-prinsip dan cara untuk meningkatkan efisiensi di dalam pendidikan.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa psikologi pendidikan adalah cabang dari  psikologi yang dalam penguraian dan penelitiannya lebih menekankan pada maslah  pertumbuhan dan perkembangan anak, baik fisik maupun mental, yang sangat erat hubungannya dalam masalah pendidikan terutama yang mempengaruhi proses dan keberhasilan belajar.

Ruang Lingkup Psikologi Pendidikan

Pada dasarnya Ilmu psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang khusus mempelajari, meneliti, dan membahas seluruh tingkah laku manusia yang terlibat dalam  proses pendidikan itu, meliputi tingkah laku belajar (oleh siswa,red), tingkah laku mengajar (oleh guru,red), dan tingkah laku belajar mengajar (oleh guru dan siswa yang saling berinteraksi).

Inti persoalan psikologis dalam psikologi pendidikan tanpa mengabaikan persoalan  psikologi guru, terletak pada siswa. Pendidikan pada hakikatnya adalah pelayanan yang khusus diperuntukkan bagi siswa. Karena itu, ruang lingkup pokok bahasan psikologi  pendidikan, selain teori-teori psikologi pendidikan sebagai ilmu, juga berbagai aspek  psikologis para siswa khususnya ketika mereka terlibat dalam proses belajar dan dalam  proses belajar-mengajar.

Karena psikologi pendidikan merupakan ilmu yang memusatkan dirinya pada  penemuan dan penerapan prinsip-prinsip dan teknik-teknit psikologi kedalam pendidikan, maka ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup topik-topik psikologi yang erat hubungannya dengan pendidikan.

Dari rangkaian pokok-pokok bahasan diatas, tampak sangat jelas bahwa masalah  belajar (learning) adalah masalah yang paling sentral dan vital, (inti dan amat penting) dalam  psikologi pendidikan. Dari seluruh proses pendidikan kegiatan belajar siswa merupakan kegiatan yang paling pokok. Hal ini bermakna bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan  pendidikan banyak terpulang kepada proses belajar siswa baik ketika ia berada di dalam kelas maupun diluar kelas.

Selanjutnya, walupun masalah belajar merupakan pokok bahasan sentral dan vital, tidak  berarti masalah-masalah lain tidak perlu dibahas oleh psikologi pendidikan. Masalah mengajar (teaching,red) dan proses belajar mengajar (teaching-learning process,red) seperti telah  penyusun tekankan sebelum ini, juga dibicarakan dengan porsi yang cukup besar dan luas dalam psikologi pendidikan. Betapa pentingnya masalah proses belajar mengajar tersebut, terbukti dengan banyaknya penelitian yang dilakukan dan buku-buku psikologi pendidikan yang secara khusus membahas masalah interaksi instruksional atau hubungan bersifat pengajaran antara guru dan siswa.

Manfaat Psikologi Pendidikan

Secara umum manfaat psikologi pendidikan diantaranya adalah Memahami Perbedaan Siswa (Diversity of Student,red), dimana setiap individu dilahirkan dengan membawa potensi yang berbeda-beda, tidak ada yang sama antara siwa satu dengan siswa yang lainnya. 

Oleh karena itu, seorang guru harus memahami keberagaman antara siswa satu dengan siswa yang lainnya, mulai dari perbedaan tingkat pertumbuhannya, tugas perkembangannya sampai pada masing-masing potensi yang dimiliki oleh anak. Dengan pemahaman guru yang baik terhadap siswanya, maka bisa menciptakan hasil pembelajaran yang efektif dan efisien serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

Selain itu, yang Kedua Untuk Memilih Strategi dan Metode Pembelajaran
Sebagai sorang pendidik dalam memilih strategi dan metode pembelajaran harus menyesuaikan dengan tugas perkembangan dan karakteristik masing-masing peserta didiknya. Hal ini bisa didapatkan oleh seorang guru melalui mempelajari psikologi terutama tugas-tugas perkembangan manusia. Jika metode dan model pendidikan sudah bisa menyesuaiakan dengan kondisi peserta didik, maka proses pembelajaran bisa berjalan dengan maksimal.

Ketiga, Untuk menciptakan Iklim Belajar yang Kondusif di dalam Kelas, adapun dalam hal ini emampuan guru dalam menciptakan iklim dan kondisi pembelajaran yang kondusif mampu membantu proses pembelajaran berjalan secara efektif. Seorang pendidik harus mengetahui prinsip-prinsip yang tepat dalam proses belajar mengajar, pendekatan yang berbeda menyesuaikan karakteristik siswa dalam mengajar untuk menghasilkan proses belajar mengajar yang lebih baik. Disinilah peran psikologi pendidikan yang mampu mengajarkan bagaimana seorang pendidik mampu memahami kondisi psikologis dan menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, sehingga proses pembelajaran di dalam kelas bisa berjalan secara efektif.

Sumber :
Agus Sujanto. 2001. Psikologi Umum. Jakarta : Bumi Aksara. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1991.
Muhibbin Syah. 2003.Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2003.
Ngalim Purwanto. 2007.Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.